“Pertemuan ini sangat bermanfaat untuk saling memberikan informasi dan bertukar pikiran, sehingga pencegahan terhadap kekerasan perempuan dan anak dapat efektif dilakukan,” terang Kabidhumas.
Sedangkan, dr. Linae menjelaskan, penanganan masalah perempuan dan anak ini penjurunya ada di Dinas P3AP2KB. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Polda dan Polres jajarannya untuk penanganan masalah perempuan dan anak secara komprehensif.
“Diharapkan koordinasi ini dapat berjalan dengan baik. Sehingga akses perlindungan bagi perempuan dan anak dapat maksimal,” pungkasnya. (edj/hms)
Editor: Erna Djedi







