Uji Coba MyPertamina di Banjarmasin: Warga Kesulitan Gunakan Aplikasi, DPR RI Sebut Bikin Ribet Masyarakat
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kota Banjarmasin termasuk salah satu dari 11 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk untuk melaksanakan uji coba pembelian pertalite dan solar subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina.
Di hari pertama uji coba, 1 Juli 2022, warga Banjarmasin sudah berusaha untuk mengikuti petunjuk yang disampaikan Pemerintah melalui Pertamina.
Sayangnya, warga yang ingin menggunakan aplikasi MyPertamina menyatakan masih kesulitan saat mendaftar.
"Saat mendaftar ada beberapa langkah yang harus diikuti. Sudah mengikuti langkah-langkahnya, tapi ternyata gagal," ujar seorang warga.
Warga yang enggan disebut namanya ini mengungkapkan, langkah yang diikuti seperti mencantumkan nomor KTP, nomor HP, mengunggah foto diri, jenis kendaraan, nomor pelat kendaraan, STNK.
Meski sudah diisi, ternyata gagal. "Kemungkinan ada yang tidak lengkap, karena ada beberapa kolom yang sepertinya tidak bisa diklik," ujarnya.
Sementara itu, pantauan di SPBU di Banjarmasin gagal melakukan registrasi di aplikasi MyPertamina juga dialami sopir truk yang ingin membeli solar subsidi.
Adul, seorang satu sopir truk, mengungkapkan tidak mengerti penggunaan aplikasi tersebut.
"Saya belum bisa menggunakan, padahal sudah mendaftar karena ingin melihat cara penggunaannya," ungkapnya.
"Saat ini saja saya terkendala pendaftaran karena masih belum cepat prosesnya," sambungnya lagi.
Ia pun berharap, ke depan penggunaan aplikasi MyPertamina lebih dipermudah. Khususnya seperti pendaftaran dan penggunaan.
"Maunya tidak terlalu ribet. Ini kan mendaftarnya susah, harus KTP sama STNK dan lainnya," pungkasnya.
Terkait itu, pengawas SPBU Belitung Darat, Fathur, mengakui masih ada kendala saat pendaftaran.
"Seperti handphone dan jaringan," ujarnya.
Oleh sebab itu, pihaknya pun menyediakan gerai atau posko untuk masyarakat melakukan pendaftaran di MyPertamina.
"Bisa langsung datang saja kesini, kita akan bantu pendaftaran dan mendownloadnya. Tapi sebagian masyarakat sudah memahami juga sih," tuturnya.
Ia menekankan, bahwa per tanggal 1 Juli 2022 ini, pihaknya hanya melakukan sosialisasi dan tahap pendaftaraan untuk masyarakat.
"Bukan langsung penggunaan. Ini sekalian sosialisasi. Kalau untuk pemberlakuan kita tunggu pihak Pertamina lah, kalau tidak salah 1 bulan," pungkasnya.
Ribet