Pembayaran Tunggakan Biaya Sewa Angkutan Pelajar Gratis Berproses, APBD Banjarbaru 2022 Anggarkan Hampir Rp 1 M
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Para sopir Angkutan Pelajar Gratis (APG) di Kota Banjarbaru masih menantikan pembayaran biaya sewa angkutan oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Selasa (28/6/2022). Sejak April, Mei dan memasuki penghujung Juni 2022, pembayaran biaya sewa kepada para sopir menunggak.
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin kepada wartabanjar.com beberapa hari lalu menyampaikan, rencana tunggakan biaya sewa APG tersebut akan dibayarkan pada Senin (27/6/2022) atau Selasa (28/2/2022) hari ini.
“Sudah dipanggil Kadishub oleh Pak Wakil Wali Kota kemarin berkaitan hal ini,” kata Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, Sabtu (25/6/2022) lalu.
Lanjut pria yang akrab disapa Ovie ini, mudah-mudahan pada Senin atau Selasa sudah dibayarkan.
Baca Juga :
Ada Apa di Dishub Banjarbaru? Puluhan Sopir Angkutan Pelajar Gratis Penuhi Panggilan Inspektorat
Seorang sopir APG di Banjarbaru minta namanya tidak diwartakan saat dihubungi mengatakan, pembayaran tunggakan biaya sewa belum dibayarkan, baik Senin kemarin maupun hari ini.
“Belum, masih melengkapi berkas. Mungkin dalam satu atau dua hari kedepan ada pembayaran,” pungkasnya.
Sebelumnya, para sopir pun menghapkan Dishub Banjarbaru bisa sesegeranya membayarkan biaya sewa APG tersebut. Mengingat sangat membantu pendapatan para sopir, terlebih kondisi sekarang ini yang mana persaingan antar moda transportasi umum makin ketat.
“Dalam sebulan tidak full menarik (APG). Kalau dirata-ratakan bisa sekitar Rp 1.500.000,” ucap seorang sopir.
Dirinya berharap, Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru segera membayarkan apa yang sudah menjadi hak para sopir.
“Sangat terbantu dengan adanya program APG ini, menambah penghasilan. Terlebih lagi persaingan angkutan sekarang makin ketat, bagi angkutan kota sudah agak berat,” ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan sopir APG lainnya.
“Bersyukur seiring perkembangan transportasi umum lainnya, dengan mobil angkot kami disewa selama beroperasional antar jemput pelajar menambah pendapatan. Seusai antar jemput, maka bisa kembali mengantar penumpang di jalur trayek umum,” ucap seorang sopir.