Begini Tanggapan RSUD Ulin Terkait Pasien Jauh-jauh Dari Desa Usih Ternyata Hanya Diperiksa Tensi Darah
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Rela menempuh perjalanan jalur darat selama berjam-jam dengan harapan mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin, sesampainya di rumah sakit di Jalan A Yani Km 2 Banjarmasin itu tak sesuai harapan Yusuf.
Atas kejadian itu, Direktur RSUD Ulin dr Izaak Zulkarnain menyampaikan, menindak lanjuti berita di media online wartabanjar.com bahwa saat ini RSUD Ulin mengembangkan aplikasi pendaftaran online yang mana pasien bisa mendaftar satu minggu sebelum hari H.
"Untuk pasien BPJS Setelah pasien mendaftar online dan mendapatkan notifikasi pasien tinggal datang kepoliklinik yang dituju, serta melapor kepada petugas bahwa sudah mendaftar online, dan tidak perlu lagi antri di pendaftaran," katanya, Jumat (3/6/2022).
Lanjut pria yang pernah menjabat Direktur RS Ansyari Saleh Banjarmasin ini, pasien yang mendaftar online pasti mendapatkan nomor antrian yang lebih kecil, sehingga akan dipanggil sesuai nomor urut pendaftaran.
"Sehingga kami mengimbau agar semua pasien yang melakukan pendaftaran manual agar beralih ke pendaftaran online. Untuk pasien tersebut mendaftar manual dan salah mengartikan petunjuk petugas," jelasnya lagi.
Sedangkan untuk tindak lanjut pasien bernama Yusuf tersebut bisa datang lagi ke RSUD Ulin dan pihaknya akan membantu dan fasilitasi.
"Mohon bisa datang kebagian instalasi pengaduan masyarakat untuk kami antar ke pemeriksaan selanjutnya," pungkasnya.
Diwartakan sebelumnya, berbekal surat rujukan BPJS dari RS Badarudin Kasim Tanjung Tabalong, Warga Desa Usih Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, Yusuf ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mengobati sakit yang dideritanya, liver atau kanker hati.
Pria berusia 34 tahun ini berangkat dari Desa Usih Rabu lalu, namun sesampainya di Banjarmasin ternyata salah jadwal yakni harusnya pengobatannya pada Selasa dan Kamis. Ternyata Kamis sehari setelah dirinya datang ke RSUD Ulin Banjarmasin, ternyata hari libur nasional.