Jiwa Honda Sudah Beda, Pengamat MotoGP: Marc Marquez Seperti Tak Kendarai Motornya Sendiri
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Marc Marquez dan timnya Repsol Honda sedang ditimpa masalah sulit pada musim 2022 ini.
Pengamat MotoGP, Dennis Noyes turut menyoroti situasi tersebut.
Hingga tujuh seri MotoGP 2022, Marc Marquez masih bekerja keras mengejar podium pertamanya musim ini.
Marc Marquez tak kunjung menemukan sentuhan terbaiknya dengan motor RC213V versi terkini yang benar-benar beda dari sebelumnya.
Jalan untuk mengejar gelar juara dunia kian berat lantaran Marc Marquez sempat melewatkan dua balapan karena cedera.
Pengamat MotoGP Dennis Noyes pun turut menyoroti masalah tersebut, di antaranya dari sisi teknis.
Kebijakan Honda Racing Corporation (HRC) yang memberikan porsi yang sama dalam pengembangan RC213V membawa dampak yang buruk.
RC213V kini tak ubahnya seperti kehilangan arah, dengan adanya kebijakan baru ini.
Sebelumnya, motor ini selalu garang walau hanya bisa dioptimalkan oleh Marc Marquez yang memang menjadi tumpuan utama dalam menentukan arah pengembangan.
Dennis Noyes bahkan tak segan menyebut pada musim ini Marc Marquez seolah-olah tidak mengendarai motor miliknya.
Pengembangan yang dilakukan untuk MotoGP 2022 justru membuat jiwa motor Honda terasa berbeda dari sebelumnya.
Meski pengembangan tidak hanya bertumpu kepada Marc Marquez namun kebijakan ini telah membuat para pembalap Honda keluar jalur.
Tak ayal, pembalap berusia 29 tahun itu pun selalu bekerja keras untuk menemukan setelan terbaik dan pas untuknya di setiap balapan.
"Motor ini seolah-olah bukanlah motor Marc Marquez. Dia tidak dalam posisi untuk berkontribusi pada pengembangan motor. Dan dia melanjutkan itu dari waktu ke waktu, menyetel motornya, tapi sekarang mereka sudah kehilangan arah," imbuhnya.
Tidak hanya Marc Marquez, motor RC213V ini juga meninggalkan masalah untuk rekan setimnya yakni Pol Espargaro.
Adik dari pembalap Aprilia, Aleix Espargaro itu bahkan merasa motor musim ini adalah motor yang tidak memiliki kelebihan sama sekali.
"Bahkan Pol Espargaro mengatakan bahwa motor ini tidak memiliki kelebihan," ucap Dennis Noyes.