WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Arus mudik ke berbagai daerah pada hari kedua lebaran Idul Fitri 1443 H, di jalur udara via Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (Kalsel), masih didominasi dengan arus mudik.

Pasalnya, untuk hari kedua pada lebaran Idul Fitri, Selasa (3/5/2022), terjadwal untuk penerbangan keberangkatan mencapai sekitar tiga ribu penumpang, sementara untuk kedatangan mencapai dua ribu penumpang.

Saat dikonfirmasi, Stakeholder Relation Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor mengatakan, untuk arus balik diperkirakan dimulai sejak Rabu (4/5/2022) besok.

"Kalau untuk puncak arus balik diperkirakan sekitar hari ke 4 atau hari ke 5, setelah hari lebaranlah," ujar Zulfian, kepada wartabanjar.com, Selasa (4/5/2022) siang.

Zulfian juga mengungkapkan, untuk persiapan arus mudik dan arus bulik saat hari raya Idul Fitri 1443 H, pihak sudah melakukan penambahan jam operasional di Bandara Syamsudin Noor, sejak tanggal 19 April 2022 yang lalu.

"Untuk penambahan jam opererasioanl ini diperkirakan berlaku kurang lebih selama sebulan, namun disamping itu akan kita evaluasi terus, tergantung dengan kondisi penumpang juga, tidak menutup kemungkinan juga penambahan jam operasional akan diberlakukan terus," ungkapnya.

Terkait masalah pesyaratan masuk ke Bandara Syamsudin Noor, papar Zulfian, masih sama seperti yang sebelumnya, yaitu, untuk penumpang yang sudah mengikuti vaksin dosis 1 diwajibkan menyertakan hasil test PCR, sementara untuk dosis ke II bisa menggunakam hasil Swab Antigen atau PCR.

"Sedangkan untuk yang sudah dosis III atau booster tidak diwajibkan menyertakan hasil PCR atau Swab Antigen," papar Zulfian.

"Termasuk dengan kedatangan para jemaah yang datang dari luar negeri, juga mengikuti dengan ketiga syarat tersebut. Karenakan untuk jamaah yang datangkan dianggap kedatanagan domesti saja, karena sebelumnya, para jamaah terlebih dahulu mendarat di Jakarta," pungkasnya. (qyu)

Editor: Erna Djedi