Begitu salah satu surat yang ditulisnya.
Kemudian ada lagi surat lain yang juga ditulis tangan:
Kada usah dicari mayat ulun. Kada usah dihauli mayat ulun. Maaf tak ada yang bisa bantu Aa ikam. Terpaksa Aa mati. Maaf
Surat lainnya, menyebut soal dokumen dan surat kendaraan yang dititipkan pada seseorang.
STNK wan KTP ulun di warung Pak Ahmad di seberang rumah Bu Afah.
Semua surat menyurat cari aja dalam lemari.
Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, melalui Kapolsek Alalak, Ipda Eko Ari Suhansyah, membenarkan menerima informasi adanyja warga tenggelam tersebut.
Dikatakan Kapolsek, pihaknya kini sudah mengirim personel untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. “Nanti kita sampaikan perkembangannya,” ujarnya singkat. (bjg)
Editor: Erna Djedi







