Warga Serbu Pasar Murah Minyak Goreng Kodim 1008/Tabalong, 700 Liter Ludes Dalam Waktu Singkat

“Kita ketahui bersama, bahan pokok hususnya minyak goring mengalami kelangkaan, dan bahkan harganya melambung tinggi,” kat Letkol Inf Dhuwi Hendrajaja.

Pelaksanaan pasar murah dibarengi gebyar vaksinasi. Masyarakat yang ingin membeli minyak wajib menunjukkan bukti vaksin minimal dosis kedua.

Sedangkan warga yang belum divaksin, dapat mengikuti vaksinasi yang disediakan panitia di lokasi ini, sebelum membeli minyak goreng.

“Untuk yang vaksin disini itu akan mendapatkan minyak goreng, tapi untuk yang sudah vaksin, dengan ada buktinya bisa dapat juga, jadi ada 2 pos yang kita siapkan (polanya seperti apa pak?) pembagiannya jadi ada 2 pos, jadi pos yang pertama itu untuk yang khusus melaksanakan vaksin disini, jadi itu setelah vaksin dia dapat kupon, nanti bisa membeli minyak goreng, terus yang kedua, yang sudah vaksinasi itu juga bisa dapat di pos 2” Kata Husin Ansari, Kepala Diskopukmpp.

Kegiatan pasar murah diapresiasi pengunjung. Mereka mengakui keberadaan pasar murah cukup membantu, khususnya terkait penjualan minyak goreng. Warga pun berharap kegiatan seperti ini lebih sering diselenggarakan.

“Ya Alhamdulillah merasa terbantu, (ada harapan kah bu?) semoga kedepannya adalagi yang diadakan pasar pasar murah seperti ini lagi, biar membantu masyarakat yang kesulitan” Kata Sumarni, Pengunjung Pasar Murah.

Selain minyak goreng, di pasar murah ini juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya, seperti gula dan kebutuhan rumah tangga. Sedangkan melalui kegiatan vaksinasi, petugas berhasil memeberikan vaksin pada 188 pengunjung, baik untuk dosis satu hingga tiga. (edj/hms)

Editor: Erna Djedi