Warga Serbu Pasar Murah Minyak Goreng Kodim 1008/Tabalong, 700 Liter Ludes Dalam Waktu Singkat
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Masyarakat tanjung dan sekitarnya berbondong-bondong menyerbu pasar mudah yang digelar Kodim 1008/Tabalong bersama Pemkab Tabalong. salah satu bahan pokok yang menjadi incaran utama para pengunjung adalah minyak goreng.
Dalam pasar murah ini panitia menyediakan minyak goreng kemasan premium sebanyak 700 liter, dengan kemasan per dua liter.
Minyak goreng ini dijual seharga Rp 20 ribu per liter.
Harga ini lebih murah dibanding harga minyak dipasaran saat ini yang mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 28 ribu rupiah per liter.
Komandan Kodim 1008/Tabalong , Letkol Infanteri Dhuwi Hendrajaya, mengatakan pasar murah ini sebagai wujud kepekaan dan kepedulian pihaknya pada masyarakat.
Salah satunya dengan menyediakan minyak murah, di tengah lonjakan harga minyak goreng di pasaran.
“Kegiatan pasar murah yang dilaksanakan 1008/Tabalong bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong dan instasi terkait serta pihak swasta," ujarnya.
Kegiatan ini, lanjut Dandim, merupakan wujud kepekaan dan kepedulian untuk meringankan beban masyarakat, khususnya wilayah Kabupaten Tabalong.
"Kita ketahui bersama, bahan pokok hususnya minyak goring mengalami kelangkaan, dan bahkan harganya melambung tinggi,” kat Letkol Inf Dhuwi Hendrajaja.
Pelaksanaan pasar murah dibarengi gebyar vaksinasi. Masyarakat yang ingin membeli minyak wajib menunjukkan bukti vaksin minimal dosis kedua.
Sedangkan warga yang belum divaksin, dapat mengikuti vaksinasi yang disediakan panitia di lokasi ini, sebelum membeli minyak goreng.
“Untuk yang vaksin disini itu akan mendapatkan minyak goreng, tapi untuk yang sudah vaksin, dengan ada buktinya bisa dapat juga, jadi ada 2 pos yang kita siapkan (polanya seperti apa pak?) pembagiannya jadi ada 2 pos, jadi pos yang pertama itu untuk yang khusus melaksanakan vaksin disini, jadi itu setelah vaksin dia dapat kupon, nanti bisa membeli minyak goreng, terus yang kedua, yang sudah vaksinasi itu juga bisa dapat di pos 2” Kata Husin Ansari, Kepala Diskopukmpp.