“Stress banget loch baca script-nya bisa kena baby blues beneran nih. Mon maap pemain sutradara aja kagak tau siapa (penulis skenarionya), dirahasiakan.. Mentalnya ga siap. Memang dari kita semua yang ada di sini mempertanyakan ko siapa (penulisnya).. Kapan mau ketemu, kapan diskusi.. Capek setiap mau take esekusi terus 20 menitan, Mau kemana inii dia.. tokoh yang ditulis” kata Amanda.
“Aku kangen sama mba donna penulis IC yang asli. Yang membuat semua penuh dengan warna dan rasa,” imbuhnya.
“Jelass semua yang ada di set mikir keras kalau ada yang miss dari hal-hal kecil.. Contoh reyna ga boleh makan es krim karena punya sakit, tapi di seknario Reyna lagi makan es krim dengan sangat enak dan tidak terjadi apa-apa. Hal kecil seperti itu yang sering terjadi,” tulisnya.
“Untuk corat coret juga ga bisa sembarangan.. ada omongan dulu ke kantor, kenapa harus begini, atau dari kata-kata yang kaku kita buat dengan improvisasi yang lebih indah,” imbuhnya.
Ia membeberkan dari tidak idealnya skenario Ikatan Cinta belakangan ini. Bahkan melibatkan bayi karena harus memerankan baby blues.
“Untuk ini peran baby blues ini jujur another tantangan sih.. but its to much. Maksa banget. Harus tau kondisi terus apalagi syuting sama bayi yang kerjaannya tidur, tapi skenario harus nangis. Mental anak bayi yang masuk dua bulan bisa rusak.. And also me,” ujar Amanda Manopo.
“Sebenernya juga kagak masalah dan bodo amat jugaa, mau private dan secret, its ok.. Tapi coba deh lihat suasana atmosfir set seperti apa, mau bikin kayak gimana ke depannya, jangan asgskdldoh… (luapan rasa kesal),” ujar Amanda.(aqu)
Untuk ini peran baby blues ini jujur another tantangan sih.. but its to much
— AmandaGabriellaM.L (@amandamanopo) March 21, 2022
Maksa bgt
Harus tau kondisi terus apalagi syuting sama bayi yang kerjaan nya tidur.. tapi skenario harus nangis
Mental anak bayi yg masuk 2 bulan bisa rusak..
And also me..
Editor Restu







