Pertolongan para santri, dengan membuat api unggun tidak mampu meredakan kesakitan yang diderita korban.
Karena itu mereka memutuskan harus ada yang turun untuk meminta SAR Lawu, yang kemudian melepas 70 relawan naik ke Pos 4, guna memberikan pertolongan dan sekaligus mengevakuasi korban.
“Korban berhasil dievakuasi hingga dibawa ke Puskesmas Tawang Mangu Senin pukul 07.00 WIB. Namun karena kondisi akut yang membuat korban lemas dan pingsan, gagal diselamatkan tim nakes Puskesmas Tawangmangu ” ujar Budi.
Koordinator Pos Jaga Basarnas Surakarta, Arief Sugiyarto SH, 52, ketika dikonfirmasi terkait musibah seorang dari rombongan pesantren Salatiga menjelaskan, pertolongan sebenarnya dilakukan cepat oleh relawan AGL.
“Tetapi karena kondisi korban sudah sangat lemah akhirnya nyawanya tidak mampu ditolong usai dievakuasi le bawah ” ujar Arief.
Rombongan tidak melanjutkan kegiatan di atas Lawu, dan membawa jenasah Yusuf ke kampung halamannya di Tangerang, Banten. (*)
Editor: Erna Djedi







