WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain atas pelanggaran yang dilakukan selama menjalani laga.

Sanksi dijatuhkan setelah Komdis PSSI melalukan sidang pada 11 dan 17 Februari lalu.

Komdis PSSI merilis hasil sidang tersebut, Senin (21/2/2022).

Berdasarkan sidang Komite Disiplin PSSI pada 11 Februari 2022, sanksi dijatuhkan kepada Udin, Ofisial (Kitman) Persita Tangerang dalam kompetisi BRI Liga 1 saat pertandingan antara Persita Tangerang vs Borneo FC tanggal 2 Februari 2022

Pelanggaran yang dilakukan Udin, adalah berperilaku buruk dengan menghina dan penerapan Fair Play. Mengucapkan kata-kata tidak sopan kepada perangkat pertandingan dan melemparkan botol kemasan ke arah bangku wasit

Atas pelanggaran itu, Udin mendapat hukuman denda Rp. 25.000.000

Dalam sidang 11 Februari, Komdis juga menjatuhkan hukuman kepada dua pemain, yakni Aaron Michael Evans dari PSS Sleman dan Hasim Kipuw, pemain PSM Makassar.

Aaron dihukum atas ulahnya menghina wasit saat laga BRI Liga 1, PSS Sleman melawan PS Barito Putera pada 6 Februari 2022.

"Mengucapkan kata kasar menghina kepada perangkat pertandingan dan mendapatkan kartu merah langsung," tulis Komdis di laman PSSI.

Atas pelanggaran itu, Aaron mendapat hukuman tambahan larangan bermain 4 pertandingan dan denda Rp. 50.000.000

Sementara Hasim Kipuw dari PSM Makassar dinilai melakukan tindakan buruk dengan menendang pemain lawan saat berlaga versus Bali United pada 7 Februari di BRI Liga 1.

Atas perbuatannya itu, Hasim dijatuhi hukuman larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp. 10.000.000

Pada sidang Komite Disiplin PSSI 17 Februari 2022, Ryuji Utomo Prabowo, pemain Persija Jakarta, dijatuhi hukuman larangan tambahan bermain 1 pertandingan dan denda Rp. 10.000.000.

Ryuji dinilai berperilaku buruk dalam pertandingan BRI Liga 1 saat melawan Persebaya Surabaya pada 15 Februari.

"Tingkah laku buruk dalam pertandingan dan kompetisi. Menghalangi tim lawan mencetak gol dengan cara menekel pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung," tutup Komdis PSSI. (edj)

Editor: Erna Djedi