WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN  - Adendum proyek pembangunan jembatan HKSN Banjarmasin akan berakhir pada 11 Februari 2022 ini, usai diperpanjang dari 23 Desember 2021 lalu.

Namun hingga berita ini diturunkan, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara itu belum juga rampung.

Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Rini Subantari mengatakan pihaknya akan kembali memperpanjang masa adendum kembali terkait pengerjaan proyek Jembatan HKSN.

"Saat ini pengerjaan jembatan sudah memasuki tahap akhir. Yaitu penyambungan badan jembatan antara bangunan di Kuin Cerucuk dan Kuin Selatan," ujar Rini

"Setelah itu nanti disambungkan. Kita tinggal menunggu umur betonnya selama 28 hari. Itu kan tinggal sedikit lagi, jadi tanggung, sehingga kita nanti lakukan perpanjangan adendum agar Jembatan itu bisa operasional," terangnya lagi.

Baru kemudian pihak kontraktor akan melanjutkan pengerjaan. Yaitu melakukan pengaspalan jembatan HKSN tersebut.

Terpisah, Kepala Kontraktor proyek pengerjaan Jembatan HKSN, M Ridho mengungkapkan, pengerjaan bangunan jembatan tersebut diperkirakan akan rampung pada akhir Februari ini.

"Kemungkinan struktur jembatan akan selesai di akhir Februari. Lalu kita lanjutkan finishing pengaspalan pada bulan Maret," ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, dikarenakan perencanaan tersebut sudah secara matang dilakukan.

Pihaknya meyakini bahwa pada akhir Maret mendatang, jembatan yang berada dekat dengan Kompleks Makam Sultan Suriansyah itu bisa di operasional kan.

"Jadi Maret Akhir itu sudah bisa di fungsikan," bebernya.

Pengerjaan Jembatan HKSN ini juga memberikan akses jalur eksisting di bagian barat jembatan. Tepatnya di kawasan Kuin Cerucuk.

Nantinya, jalur Eksisting itu nanti akan dibuatkan di bawah kontruksi utama jembatan untuk para pengendara.

"Kita masih mengerjakan penyambungan sisi eksisting. Jadi jembatan eksisting itu setelah jalur pengalihan antara jalur Pertamina, dan jalur Simpang Anem, kemungkinan minggu ini sudah selesai," ungkapnya.

"Rencananya jalur pengendara itu akan kita buatkan di bawah jembatan yang kita bangun. Jadi di tengah jalan itu ada lima titik tiang pancang untuk pembuatan jalur eksisting itu tadi," pungkasnya. (Qyu)

Editor Restu