WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Menindaklanjuti naiknya harga telur ayam di pasaran, Dinas Perdagangan (Disdag) Kalimantan Selatan (Kalsel) telah melakukan koordinasi dengan Perhimpunan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Kalsel agar tetap menjaga produksi dan suplai telur.
“Jadi kami minta Pinsar lebih mengutamakan pasar lokal Kalsel dibandingkan dengan daerah Kaltim maupun Kalteng, agar kebutuhan masyarakat Kalsel terhadap telur ayam ras bisa terpenuhi dengan harga yang terjaga,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani.
Meskipun mengalami kenaikan, Birhasani mengatakan harga telur ayam di Kalsel masih lebih murah dibandingkan di pulau Jawa.
Oleh karena itu, Birhasani berharap Pinsar Kalsel bisa mengambil kesempatan untuk merebut pasar.







