Sebelumnya, Bank Sampah MIKA pernah meraih juara I pengumpul sampah daur ulang terbanyak hingga 400 Kg, yang dilombakan PT Pegadaian dan Bank Sampah Induk Banjarmasin pada Juli lalu.
Bank Sampah MIKA juga telah memiliki SOP, dan kerja sama dengan Pegadaian dan Bank BNI untuk pengelolaan sampah, dan ditujuk sebagai Agen BNI 46 yang mempunyai program Ayo Menabung dengan Sampah.
“Setiap setoran sampah dari nasabah yang telah ditimbang dan disepakati harga konversinya akan ditransaksikan langsung ke Bank BNI. Selain itu para nasabah juga bisa membayarkan PDAM, listrik, token, pulsa, dan lain-lain dengan menggunakan sampah melalui layanan Agen BNI 46 di Bank Sampah MIKA,” tambah Hanifah.
Hanifah pun mengatakan, lomba bank sampah ini merupakan penggerak inovasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang berdampak positif terhadap kesadaran lingkungan.
“Pengaruh yang dirasakan oleh masyarakat tidak hanya pada meningkatnya kesadaran terhadap kelestarian lingkungan, namun secara ekonomi dan kapabilitas nasabah dan anggota bank sampah juga meningkat,” tambah Hanifah. (mckalsel)
Editor : Hasby







