WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN –  Tak butuh waktu lama, jajaran Polsek Banjarmasin Selatan akhirnya menuntaskan mengamankan tersangka pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam dan pengeroyokan terhadan Erwin (24). Hal ini berkat komunikasi persuasif dari Polsek Banjarmasin Selatan kepada keluarga para tersangka.

“Diserahkan keluarganya, rencana Buser mau menangkap di Gambut dan saat mau ke sana pihak keluarganya koperatif dan diantar ke Polsek Banjarmasi Selatan,” tegas Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yovie Andri Haryono saat dihubungi wartabanjar.com, Sabtu (1/1/2021).

Sebelumnya tersangka MI lebih dulu menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Selatan, Sabtu (1/1/2021). Adalah inisial MI (16) yang menyerahkan diri  diantar keluarganya sekitar pukul 09.00 Wita.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan melalui Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yovie Andri Haryono kepada wartabanjar.com mengatakan,  pihaknya sudah mengamankan MI di Mapolsek Banjarmasin Selatan guna proses hukum selanjutnya.

Malam pergantian tahun diwarnai tragedi perkelahian berdarah di jembatan Gerilya Banjarmasin Selatan, Jumat (31/12/2021). Korban perkelahian dibawa menggunakan sepeda motor ke RS Sultan Suriansyah.

korban yang merupakan warga Jalan Kelayan A Gang Nusa Indah Banjarmasin Selatan

Korban perkelahian di jembatan Gerilya itu diketahui bernama Erwin (24) meninggal dunia di RS Sultan Suriansyah Banjarmasin. Dikarenakan mengalami luka tusuk yang cukup parah

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan melalui Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yovie Andri Haryono kepada wartabanjar.com mengatakan, perempuan yang pantatnya dipegang oleh seorang pelaku inisial MA itu adalah adik korban.

Lanjut Kapolsek, kronologis kejadian menurut keterangan saksi, pelaku MA dan MI sekitar pukul 20.00 Wita nongkrong di Jembatan Murung Raya untuk menanti pergantian tahun baru dan sekitar pukul 21.30 Wita ada dua orang perempuan mengendarai sepeda motor berboncengan lewat di atas Jembatan dan kendaraannya mogok karena kehabisan bensin.

Saat itu saksi membantu mendorong kendaraan tersebut dan saat tesebut pelaku MA memegang pantat salah seorang pengendara sepeda motor tersebut dan pengendara kendaraan roda dua itu merasa dilecehkan oleh pelaku langsung menelpon kakaknya yakni korban bernama Erwin.