“Padahal simulasi Pasar Terapung cukup menggairahkan wisata dan perekonomian kita. Keberadaannya juga sangat diminati masyarakat dan wisatawan luar,” ujarnya.
Ikhsan menyatakan, pihaknya menunggu anggaran 2022 yang diperkirakan turun sekitar Februari.
Meski demikian, kata Ikhsan, operasional Pasar Terapung bisa saja terus berjalan, dengan catatan tanpa insentif.
“Artinya pedagang datang sendiri ke Pasar Terapung meski tanpa ada penggantian uang transport atau insentif yang selama ini diberikan. Kalau begitu bisa saja tetap berjalan, silakan, kami bisa operasionalkan seperti biasa,” bebernya. (edj)
Editor: Erna Djedi







