Ia menjelaskan gangguan air minum pada bulan Januari sampai Juli memang naik terus, tetapi di akhir tahun justru ada penurunan.
“Harapannya di 2022, tingkat NRW perusahaan yang ditargetkan 28% semoga tercapai,” pungkasnya. (ledj/hms)
Editor: Erna Djedi







