SMAN 1 Oksibil Terbakar, Beredar Video Anggota KKB Ancam Akan Terus Beraksi

Kejadian kebakaran ini diduga terdapat unsur kesengajaan mengingat hasil pengecekan di luar TKP di ketinggian dan jarak tembak ditemukan banyak jejak alas kaki, puntung-puntung rokok dan diduga tempat tiarap untuk memantau

Saat ini TKP kebakaran sementara sudah dipasang Garis Polisi

Pihak kepolisian masih belum memastikan kejadian kebakaran tersebut benar-benar disebabkan oleh kesengajaan orang ataupun kelalaian.

Sebab belum adanya Saksi yang melihat kejadian dan tidak ditemukan alat bukti di TKP Kebakaran tersebut dan dari Personel Sat Reskrim Polres Pegunungan Bintang masih melakukan Penyelidikan lebih Lanjut.

Pukul 08.10 WIT, Wakapolres Pegunungan Bintang Bersama Personel Polres dan Satgas Gabungan Polri melakukan Patroli di sekitaran Lokasi Kebakaran sekaligus menyampaikan kepada masyarakat Distrik Serambakon untuk sama – sama menjaga Situasi Kamtibmas di Wilayah tersebut

Pukul 08.25 WIT, Wakapolres Pegunungan Bintang bersama Personel Polres dan Personel Sargas Gabungan Polri melanjutkan Patroli guna memastikan situasi tetap Aman dan Kondusif

Pukul 09.40 WIT, Personel Polres dan Personel Satgas Gabungan Polri Kembali Ke Mapolres Pegunungan Bintang.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito, menduga pelaku pembakaran gedung SMAN 1 Oksibil adalah anak buah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo.

Hal itu berdasarkan video yang ramai beredar di media sosial menyatakan pelaku pembakaran adalah anggota KKB.

Dalam video tersebut, secara terbuka anggota KKB menyatakan mereka bertanggung jawab atas pembakaran gedung SMAN 1 Oksibil dan mengancam akan terus melakukan aksinya. (edj)

Editor: Erna Djedi