WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Jembatan Barito yang menghubungan Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, dengan wilayah Kalimantan Tengah, usianya kini sudah sekitar 24 tahun.
Jembatan yang dibangun dan diresmikan Presiden Soeharto itu, saat dilakukan pengecekan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan bersama Balai Teknik Terowongan dan Struktur Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.
“Pengecekan dilakukan untuk memastikan keamanan dan perawatannya tetap terjaga,” tulis BPJN Kalsel melalui laman PUPR Jalan Kalsel.
Disebutkan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel mendampingi Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur Direktorat Jenderal Bina Marga mengecek langsung elemen-elemen pada jembatan.
Pengumpulan data elemen-elemen Jembatan Barito sangat penting bagi Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur Dirjen Bina Marga dalam rangka kegiatan pengembangan teknologi TA 2021 terkait penyelenggaraan jembatan kompleks/ khusus sesuai Permen PUPR No. 41 tahun 2015.
Pengecekan dilakukan secara detail selama 4 hari terhitung sejak Kamis (3/11) hingga Sabtu (6/11) mendatang.







