Mereka kuat menduga bahwa ini adalah permainan bisnis sekelompok orang di pemerintahan, sementara rakyat sedang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Mereka mengatakan jika rakyat sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19, sebaiknya tak perlu lagi melakukan tes PCR.
“Terus selama ini vaksin buat apa Njirrrrrr #StopWajibPCR,” protes seorang netizen di Twitter.
“Pura pura bahagia itu sangat berat buat PROJO Katanya mendukung dengan totalitas, tapi kenapa kebijakan yg diambil kalian tidak dukung? #StopWajibPCR#StopWajibPCR,” sebut seorang lagi.
“Test βπ·πππππππππ πͺππππ πΉπππππππβ (PCR). India bisa patok harga Rp.96.000 utk Rakyatnya. Indra penciuman Publik makin kuat mendeteksi ajang bisnis Negara thdp Rakyat. #StopWajibPCR, #StopWajibPCR Pertimbangkan βScence of Urgency,” seorang lagi turut berkomentar. (brs)
Editor: Yayu Fathilal





