Ia didaulat memimpin rapat pimpinan Kemenag usai Menag Yaqut Cholil Qoumas ‘menyerahkan’ jabatan kepadanya.
Afi merupakan pemenang Sayembara Sehari Menjadi Menteri yang diselenggarakan Kemenag dalam rangka Hari Santri 2021.
Tak menyia-nyiakan kesempatan, Afi pun memanfaatkan momen ini untuk mengeluarkan seluruh gagasannya untuk pengembangan kehidupan umat beragama. Salah satunya, terkait pendidikan àgama.
“Selain kuantitatif, kita juga perlu melakukan perbaikan dari sisi kualitatif,” ujar remaja kelahiran Lumajang ini.
Pendekatan kualitatif yang dimaksud antara lain adalah perbaikan kualitas pendidik.
“Pendidikan dari seluruh agama seharusnya bisa memberikan transfer of value bagi peserta didik. Artinya, yang bisa kita lakukan adalah pendekatan kualitatif,” tutur Afi yang mahir bercakap dalam bahasa Inggris dan Arab ini.
“Kita berikan pelatihan bagi guru-guru. Kita upgrade skillnya. Karena salah satu kunci perbaikan pendidikan adalah kualitas tenaga pengajar,” ungkapnya. (edj)
Editor: Erna Djedi







