Wali Kota Banjarbaru Tegaskan Sudah Maksimal Agar Keluar dari PPKM Level 4, Berikut Penjelasannya

Demikian juga kondisi di RSUD Idaman. Wali Kota menjelaskan, saat ini tinggal beberapa bed saja terisi, hanya 50 pesen pasien covid yang masih dirawat di RSUD Idaman. Pasien dengan domisili Kota Banjarbaru tinggal 16 orang.

Perlu dicatat bahwa pasien yang rawat inap bukan hanya dr Kota Banjarbaru melainkan dari seluruh wilayah Kalsel, karena RSUD Idaman adalah Rumah sakit rujukan Kalimantan Selatan. Ini jauh menurun, angka angka penderita juga telah turun drastis.

“Tentu saja perpanjangan PPKM level 4 ini menjadi pertanyaan bagi kami semua. Sebab dengan PPKM level 4 ini mewajibkan aturan aturan bagi masyarakat yang berdampak pada ekonomi masyarakat,” bebernya.

Pasien yang isoman, pihaknya telah menggagas gerakan Garda Lima yang merupakan kesatua gerak dari seluruh komponen masyarakat dan pemerintah kota. Setiap warga isoman memperhatikan dan mendapatkan bantuan makanan dan obat obatan.

“Kami tentunya sangat menyayangkan perpanjangan PPKM level 4 ini, keputusan perpanjangan adalah wewenang Pemerintah Pusat lewat KCP PEN dan setiap Pemerintah Daerah wajib mengikuti keputusan Pemerintah Pusat ini. Kami juga ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada partisipasi aktif masyarakat Banjarbaru, selama ini bersabar dan patuh mengikuti aturan, karena kami manyadari setiap program atau keputusan sangat tergantung kepada kesadaran masyarakat untuk mengikutinya,” bebernya.

Dia menambahkan, kepedulian warga telah terbukti selama ini untuk ikut bahu membahu membantu warga isoman, mengikuti program vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan. Tentu saja pihaknya berupaya maksimal agar pemerintah meninjau kembali keputusan keputusan berkaitan dengan penanganan Covid di Kota Banjarbaru. (Has)

Editor : Hasby