Pedagang pengupul TBS, Hilmi, melaporkan, pekan pertama Agustus harga TBS naik sebesar Rp50 per kg dari Rp2.150 per kg menjadi Rp2.200 per kg.
Sedangkan pada pekan ke dua Agustus harga TBS kembali naik sebesar Rp100 per kg menjadi Rp2.300 per kilogram.
Naik turunnya harga TBS sangat dipengaruhi oleh harga crude palm oil (CPO) dan sejumlah indikator lainnya.
Sebelumnya, Sekretaris KUD Gajah Mada, Narso, menjelaskan, banyak hal yang mempengaruhi fluktuasi harga TBS di Kotabaru.
“Dalam menetapkan harga TBS tim provinsi melakukan rapat koordinasi bersama tim terpadu dari sejumlah instansi terkait lainnya,” kata Narso. (ant)
Editor: Erna Djedi







