“Dengan rasa bangga, kami melepas rekan-rekan semua, jaga kehormatan dan kepercayaan ini,” tegas Kasad dalam keterangannya Kamis (15/7).

Garuda Airborne antara TNI AD dengan US Army diikuti 100 personel dari seluruh personil yang sebagian besar dari Kostrad akan tetapi ada perwakilan dari masing-masing Kodam 1 orang yang terpilih sudah memiliki kualifikasi para dasar.
Mereka berlatih bersama Prajurit dari 82nd Airborne Division, US Army. Untuk saat ini 100 personil ini sudah mendapatkan Kualifikasi Airborne dr Pimpinan US ARMY dengan di berikannya tanda Wing Airborne setelah mereka melaksanakan Latihan selama 3 minggu di Fort Bragg, Nort Carolina, Amerika.

Latihan Bersama Garuda Airborne yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini bertujuan menyiapkan Prajurit TNI AD dan Prajurit Divisi 82 Airborne US Army melakukan penerjunan pada 4 Agustus 2021 di Baturaja, Sumatera Selatan. Aksi itu sebagai bagian dari Latihan Bersama Garuda Shield 2021. (edj)
Editor: Erna Djedi







