Danrem 101/Antasari Beri Pembekalan KKDN Pasis, Tekankan Pertahanan Wilayah Sinergi dengan RTRW
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - KKDN (Kuliah Kerja Dalam Negeri) Pasis Dikreg XLVIII Sesko TNI TA 2021 dilaksanakan secara virtual atau virtual learning environment (VLE) dengan video conference (vicon).
KKDN terbagi ke dalam beberapa ruang kelas kelompok, untuk wilayah Kalimantan Selatan dilaksanakan 26 sampai 30 Juli 2021.
Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, diwakili Kasiren Korem 101/Antasari, Kolonel lnf M Mahfud Asat SIP MlP di Makorem 101/Antasari, memberikan pembekalan kepada Pasis Dikreg XLVIII Sesko TNI TA 2021 pada Selasa (27/7).
“Korem 101/Antasari dalam konsep Tata Ruang Wilayah pertahanan di wilayah Kalimantan Selatan, disiapkan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman, tantangan, hambatan, gangguan (ATHG)," ujar Kasiren dalam pembekalan.
Menurut dia, hal tersebut perlu dibuat Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang serasi dan seimbang dengan potensi yang ada disinergikan dengan RTRW Provinsi.
Tujuan, guna mendukung terwujudnya RTRW potensi pertahanan Korem 101/Antasari yang terkoordinasikan dan terpadu dengan RTRW wilayah provinsi.
Karena itu, perlu adanya kesamaan dalam melihat pengembangangan Kawasan strategis dalam rangka mengatasi segala tuntutan dan tantangan penataan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota ke depan.
Lebih lanjut disampaikan Kasiren. diperlukan juga peran pejabat daerah di wilayah kewenangan masing-masing dalam menghadapi ancaman aktual dan potensial serta penanganan wabah pandemi Covid-19 saat ini.
"Pengembangan sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, sosial, budaya, serta kesatuan dan persatuan bangsa terutama sebagai modal dasar dalam memfasilitasi interaksi dan komunikasi diantara kelompok masyarakat serta mengikat dan menghubungkan antar wilayah,” pungkasnya.
Setelah pembekalan selama 3 hari, dilanjutkan pada tanggal 29 Juli 2021 adalah paparan Pasis kepada Gubernur Provinsi Kalsel, Walikota Banjarmasin, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, dan Danlanud Sjamsudin Noor Banjarmasin. KKDN untuk wilayah Kalimantan Selatan ditutup dengan kegiatan penyempurnaan hasil kajian wilayah pada 30 Juli 2021. (edj)
Editor: Erna Djedi