Polisi sempat memberikan tembakan peringatan ke atas dan FAJ pun lari sampai depan kantor Kecamatan BAS dekat ATM, namun terjatuh karena terbentur pondasi pembatas hingga akhirnya bisa diamankan oleh polisi.

Setelah diamankan, FAJ dibawa ke Puskesmas Birayang untuk mendapat perawatan, namun tidak berapa lama, FAJ ternyata dikabarkan meninggal dunia karena penyakit bawaannya yang diduga mempunyai penyakit jantung dan jenazahnya rencana dimakamkan pada besok hari.

Pihak keluarga juga menyatakan tidak menuntut apa-apa dan mengikhlaskan kepergian FAJ.

"Setelah divisum memang tidak ada luka apa-apa cuma sedikit lecet karena jatuh tadi," ujar keluarga yang juga enggan disebutkan namanya.

Apakah FAJ punya riwayat penyakit jantung? Keluarga menjawab tidak pernah memeriksakannya.

"Tidak pernah diperiksa, tapi memang sering sesak nafas. Orangnya kan tinggi gendut. Dan suka minum-minuman penambahan stamina," bebernya. (ant)

Editor: Erna Djedi