WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Film Ayla: The Daughter of War sekarang sedang viral di Indonesia, khususnya di aplikasi TikTok.

Film ini sebenarnya dibuat pada 2017 lalu.

Kisahnya yang menyentuh hati sarat dengan pesan-pesan kemanusiaan dan berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Korea saat Perang Korea terjadi pada tahun 1950-1953.

Film asal Turki ini mengisahkan pertemuan antara seorang prajurit Turki bernama Suleyman Dilbirligi dengan gadis kecil asal Korea Selatan bernama Ayla.

Ayla: The Daughter of War memang diangkat dari kisah nyata seorang sersan Turki yang ditugaskan untuk membantu perang saudara di Korea Selatan pada 1950.

Film ini merupakan karya sutradara Can Ulkay yang diproduksi oleh Warner Bros.

Kisahnya bermula saat Suleyman (Ismail Hacioglu) datang ke sebuah desa yang seluruh masyarakatnya telah habis dibantai dalam perang.

Tanpa terduga, di sana Suleyman menemukan seorang anak kecil yang selamat dari pembantaian bernama Ayla (Kim Seol).

Ayla tengah menangis sambil menggenggam erat tangan ibunya yang telah meninggal.

Suleyman pun bergegas membawa Ayla ke kamp tentara Turki untuk menyelamatkannya.

Gadis cilik itu kemudian diberinya nama Ayla yang dalam Bahasa Turki berarti bulan karena Ayla ditemukannya di malam hari di bawah sinar bulan.

Poster film Ayla: The Daughter of War. Foto: Facebook/Warner Bros. Pictures

Pada mulanya, atasan Suleyman tidak mengizinkan Ayla tinggal di kamp namun berkat keteguhan hati Suleyman, atasannya akhirnya memperbolehkan Ayla tinggal di markas.

Di kamp tersebut, Suleyman mengasuh Ayla seperti anaknya sendiri, mulai mengajak bermain hingga berjalan-jalan, memberinya makanan dan minuman hingga membelikannya baju baru.

Hingga akhirnya, Ayla memanggil sang prajurit dengan panggilan papa.

Usai perang, Suleyman bermaksud membawa Ayla pulang ke Turki tetapi tidak diperbolehkan.

Dengan berat hati, Suleyman menitipkan Ayla di panti asuhan dengan janji akan kembali suatu saat nanti.

60 tahun kemudian, Suleyman tidak lupa janjinya kepada Ayla, ia terus berusaha mencari keberadaannya.