“Alhamdulillah dari pantauan yang kami lakukan pada hari pertama kegiatan pembelajaran tatap muka, berjalan lancar sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang dipersyaratkan,” kata Bupati Hj Noormiliyani AS.
Noormiliyani mengatakan, keputusan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, selain melihat perkembangan kasus COVID-19 yang berada di zona aman, juga mempertimbangkan efektivitas pembelajaran bagi siswa.
“Namun, pembelajaran online tidak seefektif pembelajaran tatap muka. Sangat disayangkan anak-anak tidak melakukan pembelajaran langsung selama lebih dari setahun, yang membuat mereka kehilangan hari-hari sekolah, waktu bermain, tetap berhubungan dengan teman dan guru sebagai orang tua di sekolah,” jelasnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







