WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Lubang menganga cukup besar di pertigaan Jalan Pangeran dengan Jalan H Hasan Baseri Banjarmasin. Lubang itu ditutupi warga dengan kayu, agar pengendara sepeda motor dan mobil tidak terperosok.

Pantauan Wartabanjar.com di lapangan, Jumat (9/7/2021) pagi, akibat lubang tersebut mengakibatkan ketidaknyamanan pengendara, terutama mobil dari arah Jalan Pangeran menuju Jalan Hasan Baseri, pengendara harus mengarahkan mobilnya agak ke tengah, baru membelok, kalau tidak, ban mobil bisa teperosok.

Lubang tersebut, bukan akibat jalan yang rusak, tetapi besi penutup gorong-gorong fasilitas PDAM itu sudah tidak ada lagi. Entah apa sebabnya. Apakah dicuri orang atau sedang ada perbaikan, sehingga belum ditutup kembali lubang tersebut. Kondisi berlubang itu sudah berlangsung sekitar satu bulanan.

Di lokasi itu ada beberapa besi penutup fasilitas PDAM yang bertuliskan PDAM. Tetapi cuma satu tidak pakai penutup.

Adalah Birin, warga setempat mengatakan sekitar enam bulan yang lalu, besi penutup tersebut juga lenyap, kemudian, dipasang kembali oleh PDAM. Kali ini lenyap lagi, entah apa sebabnya.

Ternyata besi penutup fasilitas PDAM di Jalan Belitung, dekat lampu merah, juga tidak ada, sejak sepekan ini. Pantauan Wartabanjar.com, lubang itu untuk sementara dipasangi kayu, agar pengendara tidak teperosok. Kondisi Lubang itu sudah berlangsung sekitar satu mingguan.

wartabanjar.con/ibrahim ashabirin : lubang mengganga bahayakan pengguna jalan.

Lubang tersebut juga fasilitas PDAM, sebab di samping lubang tersebut bertuliskan PDAM. Ukuran lubangnya mirip dengan di Jalan Pangeran, diameter lubangnya sekitar 50 sentimeter.

Semoga pihak terkait menutup kembali lubang-lubang tersebut, sebab cukup mengganggu kelancaran lalu lintas, di samping itu dari sisi keindahan kota, terasa tidak nyaman dipandang mata.