Waspada Serangan Kera Liar di Martapura, Sudah Banyak Korban
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – UPT Damkar Kabupaten Banjar mengeluarkan himbauan, seiring dengan seringnya terjadi serangan kera liar dan hewan lainnya di wilayah Kabupaten Banjar.
Pertama, tidak memberi makanan kepada hewan liar berbahaya yang memasuki pemukiman, agar hewan tersebut tidak ketergantungan dan kembali datang. Kedua, tidak melakukan provokasi atau tindakan ancaman terhadap hewan liar, karena secara alami hewan liar akan menyerang apabila merasa terancam dan ketiga, segera melaporkan kepada aparah desa setempat apabila menemukan hewan liar berbahaya dipermukiman.
Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi mengatakan, pada Kamis (8/7/2021) pagi, seorang anak usia enam tahun menjadi korban serangan hewan liar kera. Anak itu saat mau mencuci tangan di tempat wudhu musalla, sehabis bermain tanah dan mau pulang ke rumah ternyata langsung diloncati kera tersebut dari atas tower musalla.
Korban bernama Nahwan Rizky warga Bincau Kebun Serai Permai Blok G No 27 Martapura.
Gusti Yudhi pun membeberkan serangan kera ekor panjang di Desa Indrasari Kecamatan Martapura.
Senin, 8 Februari 2021 di Jalan Sekumpul Ujung Kompleks Suaka Permai Indrasari Kecamatan Martapura korban dua orang, Hasanudin(13) yang mengalami luka bekas gigitan pada bagian paha kaki dengan kondisi luka yang cukup dalam dan korban kedua Rajik Al-Banjari (6), mengalami luka gores dibagian lengan.
Sabtu,3 April 2021 di Suaka Indah Martapura, korban satu orang bernama Oval (13) ditangani pihak RS Ratu Zalecha Martapura.
Minggu 9 Mei 2021 di Jalan Lestari RT 04, korban bernama Hasyimi
Sabtu, 15 Mei 2021 di Jalan Mesjid Indrasari Martapura, korban bernama Nur Azka (2), ditangani oleh pihak Rumah Sakit Ratu Zalecha.

“Begitu kami menerima laporan-laporan tersebut, Damkar Banjar melalui regu 2 memberangkatkan enam anggota ke lokasi di bantu anggota Satpol PP dan warga. Sampai dilokasi mendatangi rumah informasi terakhir keberadaan monyet,” kata Gusti Yudhi.