WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Warga Kelurahan Murung Raya, Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengeluhkan jalan raya di wilayah mereka sering banjir saat air sungai pasang atau hujan lebat.

Seorang warga Murung Raya, A Yani saat mengikuti kegiatan reses DPRD Kota Banjarmasin di kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (2/7/2021) mengatakan jalan raya di kelurahannya rendah sehingga sering banjir.

Dia berharap DPRD Kota Banjarmasin memperjuangkan perbaikan dan peninggian jalan di lingkungannya.

Menurut Ketua RT 20 ini, hampir semua badan jalan sering tergenang apabila air sungai pasang dan hujan lebat sehingga sangat mengganggu perjalanan pengguna jalan.

Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hj Hilyah Aulia mengatakan aspirasi masyarakat Murung Raya tersebut menjadi salah satu poin penting yang jadi perhatian pihaknya dalam gelar reses ini.

"Memang betul kondisi jalan di sana sering banjir, ini catatan kita untuk diperjuangkan," ujar politisi PKB tersebut.

Menurutnya, kondisi jalan banjir di Murung Raya memang jadi langganan, apalagi saat musibah banjir dulu atau pada pertengahan bulan awal tahun tadi.

"Di sana saat banjir paling rendah genangan setinggi lutut, bahkan sebagian wilayah sampai pinggang," tuturnya.

Hilyah Aulia yang juga di Komisi III DPRD Kota Banjarmasin ini, yakni bermitra dengan instansi pemerintah kota terkait pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan, akan membicarakan lebih lanjut sehubungan dengan kondisi infrastruktur jalan dan lainnya di Kelurahan Murung Raya tersebut.

"Jadi masalah ini akan jadi pokok pikiran kami pada saat musyawarah pembangunan (Musrenbang) dengan pemerintah kota nantinya," tuturnya.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PDIP, M Natsir menyampaikan, membenarkan kondisi jalan di Murung Raya itu.

"Jalannya sudah bagus, beraspal, tapi memang sering banjir," ucapnya.

Kondisi ini memang harus dikaji lebih lanjut penanganannya, tidak hanya untuk perbaikan atau peninggian jalan, tapi juga hal lainnya.

"Kalau pengamatan saya, pertama itu harus dilakukan perbaikan siring sungai, kemudian pengerukan sungai, karena dua ini bagian yang terkait sering terjadi genangan itu," ujarnya.