Di sisi lain, Safrizal juga menginstruksikan agar 13 wilayah di Kalsel dapat meningkatkan testing COVID-19 serta percepatan vaksinasi bagi seluruh sasaran yang ditargetkan agar kekebalan komunal dapat terwujud.
“Ayo bagi masyarakat yang belum divaksin silahkan datang ke lokasi digelarnya vaksinasi. Hampir setiap hari sekarang diadakan pemberian vaksin COVID-19,” tandasnya.
Disinggung kebijakan penguncian wilayah alias lockdown, menurut Safrizal belum diberlakukan lantaran tidak ada zona merah. Meski begitu, jika ternyata ada peningkatan kasus COVID-19 secara signifikan pada satu lokasi misal kelurahan atau kecamatan, maka langkah karantina wilayah secara terbatas bakal diambil dan paket bantuan sosial pun disiapkan.
Berdasarkan data terbaru kasus COVID-19 di Kalimantan Selatan yang dipublikasikan Dinas Kesehatan setempat pertanggal 21 Juni 2021,
total sudah ada 35.570 orang positif terpapar COVID-19, terdiri dari 625 pasien masih dalam perawatan, 33.892 pasien sembuh dan 1.053 meninggal dunia.
Untuk perubahan dibanding hari sebelumnya, suspek berkurang 5 orang, perawatan berkurang 25 orang, kasus positif bertambah 5 orang dan sembuh bertambah 29 orang serta satu meninggal dunia. (ant)
Editor: Erna Djedi







