Sebelumnya Pemkab Tabalong mengikuti sesi diskusi gerakan menuju 100 smart city pada Selasa (25/5) dengan pembimbing dari Kementerian Kominfi RI, Dedy Sushandoyo.
Sementara itu tujuan adanya smart city sendiri untuk masyarakat Kabupaten Tabalong adalah lebih nyaman dengan enam dimensi antara lain smart economy, smart mobility, smart environment (lingkungan), smart people (kreativitas dan modal), smart living (kualitas hidup) dan smart governance (pemberdayaan dan partisipasi).
Karena itu masyarakat di ‘Bumi Saraba Kawa’ ini harus bisa mengikuti kemajuan teknologi informasi. (ant)
Editor: Yayu Fathilal







