WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar Workshop Satu Data Desa (Smart Desa) di Pendopo Bersinar, Tanjung, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat integrasi data desa sekaligus mendorong digitalisasi pelayanan pemerintahan desa.
Workshop tersebut diikuti sebanyak 254 peserta yang terdiri dari para kepala desa dan operator desa se-Kabupaten Tabalong. Selain itu, kegiatan juga dihadiri para camat serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tabalong.
Baca Juga Malam ke-23 Ramadhan, ini 6 Ciri Malam Lailatul Qadar
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong, Aditya Pulanugraga, dalam laporannya mengatakan program Smart Desa diarahkan agar setiap desa memiliki sistem layanan berbasis digital.
Ia menjelaskan, ke depan setiap desa diharapkan memiliki Rumah Smart Desa, yang di dalamnya mencakup berbagai layanan digital seperti website desa, sistem e-office, pemasaran produk desa, hingga sistem pelayanan masyarakat yang seluruhnya berbasis digital.
“Desa ke depan harus memiliki Rumah Smart Desa, yakni memiliki website desa, e-office, pemasaran produk desa, serta sistem pelayanan yang berbasis digital,” ujar Aditya.
Menurutnya, melalui program Satu Data Desa, seluruh data desa nantinya akan terintegrasi dengan Command Center Tabalong sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam memantau serta mengelola informasi pembangunan desa.
Aditya juga melaporkan bahwa pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart ditargetkan akan terbangun di seluruh desa pada tahun 2026.
Sementara itu, Bupati Tabalong menyampaikan bahwa penguatan program Satu Data Desa sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.







