Daerah pemasaran pun saat ini begitu luas meliputi diantaranya Pelaihari, Sungai Danau, Kintap, Palangkaraya, Kapuas, Barabai, Tanjung hingga Batulicin.
Ikan hias yang dijualnya ada tiga jenis yaitu koi, koki dan komet. Untuk harga tidak ada patokan khusus, ini dikarenakan penjualan koi tergantung kualitas bentuk, corak dan juga besarnya.
Kualitas yang baik sudah barang tentu dibanderol dengan harga mahal, namun jika kualitasnya dinilai biasa saja atau bahkan tidak baik maka harganya bisa dibilang rendah atau bahkan bisa menjadi tidak laku.
Omset tertinggi yang pernah didapatnya mencapai hampir 100 juta rupiah dalam sebulan. Ini dikarenakan mayoritas pembelinya adalah tengkulak yang kemudian menjual kembali ikan hias yang telah dibeli.
“Dengan hasil lumayan bagus seperti itu akhirnya saya terus tekuni usaha ini. Hanya memang ada surutnya. Ada momen-momen tertentu seperti waktu banjir kemarin itu. Penjualan saya surut sampai 60 persen,” imbuh Endri.
Endri Koi beralamat di A yani km 28, Jl Kuranji RT 32 RW 05 Guntung Manggis, Landasan Ulin Banjarbaru. (adi)
Editor : Hasby







