Dari laporan yang diterima saat insiden terjadi, korban sedang bertugas seorang diri karena Polsubsektor Oksamol hanya beranggotakan empat orang anggota Polri, tiga diantaranya berada di luar yakni dua di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang dan seorang lainnya di Jayapura dalam rangka berobat.
“Saat melakukan penyerangan OTK berjumlah enam orang dan senjata api yang dibawa kabur jenis SS1 V1 dua pucuk dan satu pucuk revolver beserta amunisinya,” jelas Kapolda Irjen Pol Fakhiri. (ant)
Editor: Erna Djedi







