Duo Horace dan Jasper yang masing-masing diperankan oleh Paul Walter Hauser dan Joel Fry, menambah kesegaran cerita dan memberikan sedikit gambaran mengenai hubungan keduanya dengan Cruella nantinya di masa depan ("101 Dalmantians").

Tak hanya itu, tokoh-tokoh lain seperti Arty, Anita Darling, bahkan para anjing yang begitu menggemaskan juga memberikan kemeriahan sendiri yang mudah diingat.

Karena film ini berpusat pada dunia mode, maka tak mengherankan apabila "Cruella" menghadirkan sederet busana dan riasan yang begitu identik dan ikonis dengan latarnya di London, Inggris pada era 1970-an.

Desainer kostum pemenang piala Oscar untuk "A Room with a View" (1985) dan "Mad Max: Fury Road" (2015) Jenny Beavan, adalah orang di balik tampilan tersebut.

Dalam wawancaranya beberapa lalu, ia mengungkapkan telah membuat setidaknya 47 tampilan (style) busana untuk Cruella dan 33 tampilan untuk Baroness.

Ada pun untuk tampilan Cruella/Estella terinspirasi dari gaya 1960-70an Inggris, yang banyak memadukan rok maxi, pengaruh gaya punk-rock seperti yang dipopulerkan David Bowie dan Queen, perpaduan warna-warna yang segar, hingga sepatu boots yang rasanya cocok dikenakan dalam berbagai kesempatan.
 
Sebaliknya, penampilan Baroness berasal dari pengaruh mode tahun 1970-an yang lebih tradisional.

Dalam film tersebut, Baroness mewakili gaya atau mode yang mengedepankan kesan elegan dan mewah, secara langsung melawan tampilan desain busana dan budaya yang disukai oleh Cruella.

Beavan banyak menjelajahi majalah Vogue klasik, hingga koleksi Dior dan Balenciaga di era tersebut.

Banyak perpaduan antara aksi, visual dan audio nan kuat yang tentu akan memanjakan penonton dan membuatnya bertahan menyaksikan film ini terutama di layar lebar.

Secara keseluruhan, "Cruella" memiliki banyak kisah yang mengajak penontonnya untuk ikut berpartisipasi menyimak dan mengulik karakter ikonis ini.