Dia pun mengkritik pembentukan relawan COVID-19 di kota ini tidak terencana baik atau tidak jelas untuk pembiayaannya.
Karena saat pihaknya konfirmasi terkait ini dengan Dinkes, rupanya tidak dianggarkan di Dinas Kesehatan Banjarmasin.
“Jadi Dinkes mengupayakan membayar honor relawan COVID-19 itu mengambil dari anggaran dana tak terduga (DTT), saat ini masih dalam review pihak inspektorat. Masalahnya ini masih belum tahu bisa dipakai atau tidak untuk pembayaran honor,” katanya.
Karenanya, Lala pun berharap, pembayaran honor para relawan tersebut menggunakan anggaran lain atau tak terpakai yang ada di Dinkes.
“Kami berharap diupayakan betul ini, jangan sampai mengecewakan,” pungkasnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







