“Agar tidak terjadi penumpukan dalam Mesjid sebagai tempat pelaksanaan Safari, maka warga dibatasi hanya 100 orang dan diatur sebagaimana mestinya,” imbuhnya.
Terkait teknis untuk menghindari kerumunan itu, Bupati meminta pihak Kecamatan agar melakukan koordinasi dengan kepala Desa masing-masing agar ada saling sinergi untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
“Camat segera berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Kepala Desa bisa mengkondisikan RT nya hingga masyarakat dapat memaklumi akan aturan protokol kesehatan tersebut,” tegasnya. (has/mckominfotanbu)
Editor : Hasby







