Layla M. adalah film drama Belanda yang disutradarai oleh Mijke de Jong.
Film ini dibintangi oleh Nora El Koussour sebagai Layla, seorang wanita muda Belanda berlatar belakang Maroko yang memberontak terhadap keluarga dan sekolahnya untuk menjadi seorang fundamentalis Islam.
Seperti dalam film-film lain karya de Jong, fokusnya adalah pada seorang wanita muda berkemauan keras yang tumbuh dewasa.
Dalam Layla M., de Jong dan kolaboratornya Jan Eilander ingin meneliti radikalisasi anak muda Eropa.
Para penulis terinspirasi oleh kisah kehidupan nyata, mereka menulis naskah selama Arab Spring dan persidangan Geert Wilders.
Film ini ditayangkan perdana di BFI London Film Festival pada tahun 2016.
Ulasan media sangat baik dan secara internasional film tersebut diterima dengan baik lewat berbagai penghargaan, termasuk mewakili Belanda dalam entri Best Foreign Language Film untuk Academy Awards ke-90.
Layla M. dapat disaksikan di Netflix.
3. The Breadwinner (2017)
Selain film fitur berbalut nuansa dan referensi Islam, ada pula film animasi yang mengangkat kehidupan di negara mayoritas Muslim.
The Breadwinner dari studio animasi Irlandia Cartoon Saloon disutradarai oleh Nora Twomey dan eksekutif yang diproduksi oleh Mimi Polk Gitlin dan Angelina Jolie.
Berdasarkan novel terlaris oleh Deborah Ellis, film tersebut merupakan produksi bersama internasional antara Kanada, Republik Irlandia dan Luksemburg.
Berfokus pada Parvana, seorang gadis berusia 11 tahun yang tinggal di Kabul di bawah Imarah Islam Afghanistan.

