Hingga Minggu Petang, Tim Relawan Gabungan Masih Terus Melakukan Pencarian Santri Pondok Pesantren Darussalam yang Tenggelam di Sungai Martapura Banjar
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Martapura kawasan Kampung Melayu Antasan Senor Ilir hingga petang ini masih berlanggsng, Minggu (4/4/2021). Korban tenggelam merupakan santri Pondok Pesantren Darussalam, saat ingin mengambil sarungnya yang jatuh ke sungai Sabtu dini hari.
Santri Darussalam yang tenggelam itu bernama Abdul Karim (15). Info didapat, korban saat ditepi sungai mencuci kemudian berenang ingin membantu rekannya berenang ke sungai mengambil sarung rekannya yang jatuh ke sungai dan terbawa arus.
Rekannya sempat menegur agar tidak usah mengambil sarung yang hanyut tersebut. Namun hanya rekannya yang lebih dulu bercebur ke sungai untuk mengambil sarung yang larut yang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban Abdul Karim terseret derasnya arus dan tenggelam.
Relawan EBR, Saduddin membenarkannya. Proses pencarian korban tenggelam oleh relawan EBR dan relawan lainnya serta dari UPT Damkar Banjar, BPBD kepolisian dan TNI masih terus dilakukan.
“Merupakan santri asal Pelaihari Kabupaten Tanah Laut,” kata pria yang akrab disama Dudin itu, Minggu (4/4/2021).
Dudin menjelaskan, tim EBR bersama relawan dan tim gabungan melakukan pencarian penyisirian di daerah Kubah Datu Abulung. Namun hingga sore ini belum menemukan titik terang. Proses pencarian bahkan relawan dari Tapin turut serta berpartisipasi membantu.
“Arus air sungai cukup kencang. Mudah-mudahan segera ditemukan,” harapnya.
Kapolsek Martapura Timur, Ipda Samsul Bahri kepada wartawan juga membenarkan pihaknya masih melakukan pencarian bersama relawan, BPBD Banjar dan UPT Damkar Banjar. (has)
Editor : Hasby