Vinales Babat Kejayaan Ducati di Qatar, Rossi Gagal Manfaatkan Posisi Start
Para pebalap Ducati yang kehilangan kecepatan mereka pada paruh kedua lomba semakin diperburuk dengan ancaman duet tim juara dunia Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins, yang merangsek ke peringkat lima besar dengan empat putaran tersisa.
Mir, juara dunia tahun lalu, memperlihatkan performa klasiknya layaknya tahun lalu dengan membuat gebrakan di lap-lap terakhir, mengklaim P3 dari Bagnaia.
Mir menempel ketat Zarco untuk memperebutkan posisi runner-up dan pada tikungan penultima lap pemungkas sang pebalap Spanyol mendapat celah untuk menyalip rivalnya dari Prancis.
Akan tetapi, Mir melebar ketika masuk tikungan terakhir dan kehilangan momentum saat melaju pada lintasan lurus menuju finis hingga disalip kembali oleh Zarco dan Bagnaia, dengan kecepatan superior mesin Desmosedici, untuk mengklaim dua podium terakhir untuk Ducati.
Mir harus puas finis P4, sedangkan Rins di P6, satu posisi di belakang Fabio Quartararo yang mengamankan poin bagi tim pabrikan Yamaha di P5.
Aleix Espargaro meneruskan tren positif tim Aprilia sejak tes pramusim dan membawa motor RS-GP finis P7 di depan saudara kandungnya, Pol Espargaro, yang tahun ini menjadi jagoan tim Repsol Honda.
Jack Miller turun empat posisi ke P9 di depan rookie tim Avintia Ducati, Enea Bastianini.
Test rider Honda Stefan Bradl finis P11 setelah kembali dimandati tim Repsol Honda untuk menggantikan Marc Marquez, yang masih menjalani pemulihan cedera tulang humerus dan melewatkan dua seri pembuka di Qatar.
Sedangkan juara dunia sembilan kali Valentino Rossi gagal memanfaatkan posisi start yang cukup baik dari baris kedua dan melorot ke P12.
Tandemnya dalam tim Petronas Yamaha, Franco Morbidelli, juga menelan pil pahit dengan finis P18 setelah mengklaim P7 pada kualifikasi.
Miguel Oliveira mengungguli rekan satu timnya di KTM, Brad Binder di P13, sedangkan rookie Jorge Martin memudar di P15 setelah sempat merangsek ke barisan depan selepas start.