Karena, setelah berita yang diterbitkan oleh salah satu media pada Kamis (25/3), Dinsos HST di bully habis-habisan oleh nitezen di media sosial dan mempertanyakan kenapa logistik masih ada dan tidak dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir.

Setelah Hardianto berstatmen tidak ada barang yang hilang, maka seakan-akan media sebelumnya yang memberitakan tentang adanya kehilangan adalah hoax padahal fakta awalnya Dia menyatakan memang ada barang logistik yang hilang dan itu diperkuat dengan jebolnya dua pintu ruangan logistik. (ant)

Editor: Erna Djedi