Selanjutnya, Erna juga mengatakan, kepada pihak KPU harus memastikan bahwa orang yang direkrut KPU dalam proses PSU nanti adalah orang baru bukan petugas yang lama untuk PPK dan PPS nya.
“Kami pun sudah koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten/Kota, serta kami juga menyiapkan adhoc untuk tugas pengawasan di 827 TPS saat PSU nanti,” jelasnya.
Bawaslu Kalsel mengimbau, semua masyarakat dan tim sukses kedua paslon untuk menjaga proses PSU ini agar berjalan dengan aman dan lancar serta kondusif.
Terkait biaya untuk pengawasan, Bawaslu mengupayakan tidak meminta tambahan dana, karena masih ada sisa anggaran Pilkada lalu yakni sekitar Rp 4 miliar.
“Kami akan maksimalkan dana sisa, kecuali untuk biaya kelengkapan protokol kesehatan yang perlu bantuan,” tambahnya. (Smn)
Editor : Hasby







