Militer Myanmar Luncurkan Serangan Udara di Wilayah Kelompok Etnik 

Serangan udara itu merupakan serangan yang paling signifikan dalam beberapa tahun di kawasan tersebut. KNU menandatangani kesepakatan gencatan senjata pada 2015, namun ketegangan terjadi setelah militer melengserkan pemerintahan sipil pimpinan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

KNU pada Sabtu pagi menyebutkan pasukan Brigade 5 menyerbu pangkalan militer hingga menewaskan 10 tentara, termasuk seorang letnan kolonel, saat junta merayakan Hari Angkatan Bersenjata tahunan dengan menggelar parade di Ibu Kota Naypyitaw.

KNU mengaku telah melindungi ratusan orang yang menyelamatkan diri dari Myanmar tengah saat kekerasan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Pasukan junta telah menewaskan puluhan orang pada Sabtu, termasuk anak-anak, dalam salah satu hari protes paling mematikan sejak kudeta, menurut lansiran berita dan saksi mata.

Sumber: Reuters