WARTABANJAR.COM, YANGON – Pesawat-pesawat tempur militer Myanmar pada Sabtu (27/3) meluncurkan serangan udara di sebuah desa dekat perbatasan Thailand di wilayah kekuasaan kelompok etnik bersenjata, kata kelompok itu, saat kekhawatiran perang saudara meningkat pascakudeta militer Februari.
Karen National Union (KNU), kelompok bersenjata yang menguasai kawasan tenggara, menyebutkan bahwa pesawat-pesawat tempur itu menghantam Day Pu No di distrik Papun, sebuah area yang dikendalikan oleh pasukan Brigade 5, sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Kondisi itu membuat warga menyelamatkan diri meninggalkan desa mereka.
“Pesawat menggempur area tersebut… Warga setempat menyebutkan dua orang tewas dan dua lainnya terluka,” kata juru bicara kelompok Karen Peace Support Network.
Kelompok masyarakat sipil itu menambahkan bahwa komunikasi di kawasan terpencil sulit dan jumlah korban tewas kemungkinan terus bertambah.
Juru bicara junta militer tidak merespons ketika dihubungi.







