Meski bermain tanpa target di Piala Menpora, Persita bukan berarti tanpa tujuan. Meningkatkan performa pemain muda untuk disiapkan menuju kompetisi menjadi hal utama yang diincar Widodo.
“Ya kalau saya dari awal kan sudah ditargetkan oleh manajemen bahwa di pramusim ini tidak ada target apa-apa. Untuk memaksimalkan juga pemain usia 20. Saya berusaha memaksimalkan juga dari usia 20. Karena inilah memang yang kita ‘setting’ dari awal,” katanya.
“Tapi saya juga berharap dari pemain-pemain ini fighting spirit-nya tetap dijaga supaya kita tetap bisa berbicara di pramusim ini,” tambah Widodo.
Sementara itu, perwakilan pemain Syaeful Anwar yang juga perdana menjabat sebagai Kapten Persita mengaku kelemahan di lini belakang yang harus jadi evaluasi untuk kebangkitan di pertandingan berikutnya.
“Jalannya pertandingan kami sangat menguasai ya. Beberapa peluang kami buat, tapi minimnya gol dan (lini) belakang kami mungkin harus diperbaiki lagi. Sedikit kurang fokus karena habis ‘waterbreak’ langsung tiga gol. Mungkin itu buat pelajaran bagi kami pemain dan nanti kami lebih baik lagi di pertandingan ke depan,” ujar pemain bernomor punggung 24 tersebut.
Persita dijadwalkan bertemu Persib Bandung di laga kedua babak penyisihan Grup D Piala Menpora 2021, Senin (29/3), dilanjutkan laga ketiga lawan Bali United pada 2 April mendatang. (ant)
Editor: Erna Djedi







