Pesan Kapolri Jenderal Listyo kepada Empat Kapolda Baru di Antaranya Papua

Anggota Polri tersebut diminta mendengar keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan solusi agar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Semoga perkembangan ekonomi bisa kembali normal maka perlu pendampingan dengan baik,” katanya.

Listyo juga tak lupa mengingatkan jajarannya soal penanganan perkara dengan mengedepankan ‘restorativ justice’, agar rasa keadilan dirasakan dan diawasi pelaksanaan agar tidak terjadi penyelewengan.

“Lalu tentang mafia tanah seperti pengembangan perkebunan dan lain-lain mohon jadi perhatian,” kata Listyo.

Kapolri melantik empat Kapolda baru dalam upacara serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/3) kemarin.

Empat perwira tinggi (Pati) Polri yang dilantik sebagai Kapolda baru tersebut, yakni Irjen Pol Nana Sudjana sebagai Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Panca Putra sebagai Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Hendro Sugiatno sebagai Kapolda Lampung, dan Brigjen Mathius D Fakhiri sebagai Kapolda Papua.

Kapolri juga melantik Kapolda Sumatera Utara yang lama, Irjen Martuani Sormin, sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri.

Selain melantik Kapolda baru, Kapolri juga menerima kenaikan pangkat sejumlah pati Polri. Satu perwira tinggi Polri berpangkat inspektur jenderal atau jenderal berbintang dua menjadi komisaris jenderal atau jenderal berbintang tiga yakni Komjen Paulus Waterpauw.

Kapolri juga menerima kenaikan pangkat empat pejabat tinggi dari brigadir jenderal atau jenderal bintang satu menjadi inspektur jenderal atau jenderal bintang dua, yakni Irjen Pol Mathius D Fakhiri, Irjen Pol Syahardiantoro, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, Irjen Pol Moh Abdul Kadir.

Kemudian ada tujuh personil Polri yang naik pangkat dari perwira menengah (Pamen) menjadi Pati dari komisaris besar menjadi brigadir jenderal, yakni Brigjen Pol Eko Rudi Sudarto, Brigjen Pol Pipit Rismanto, Brigjen Pol Mustaqim, Brigjen Pol Hariyanto, Brigjen Pol Ahmad Alwi, Brigjen Pol Rudi Hartono dan Brigjen Pol Sumadi. (ant)

Editor: Erna Djedi