Para pemimpin dunia, termasuk Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan Paus Fransiskus mengecam tindakan militer mengudeta pemerintahan sipil itu.
Presiden AS Joe Biden mengatakan dalam pidatonya bahwa tidak diragukan lagi dalam demokrasi kekuatan militer tidak dapat membatalkan hasil pemilu.
Sebelumnya seorang biksu Buddha juga turun menyampaikan [protes terhadap junta militer.
Biksu ini memegang sebuah gambar sebagai tanda agar diakhiri kudeta militer. Dalam aksinya, biksu ini berdiri di samping kendaraan lapis baja di Yangon, Myanmar, Minggu (14/2/2021). (ant)
Editor: Erna Djedi







